Rating : ♥♥♥♥♥
Official Site : Sarah Prineas
Sihir sudah kembali ke Wellmet, setelah sebelumnya terperangkap dalam alat pemenjara sihir buatan Underlord Crowe. Namun bukan berarti Wellmet sudah aman sepenuhnya, karena penyihir Nevery Finglas menemukan bahwa level sihir masih lebih rendah dibandingkan level sebelumnya.
Sementara itu Connwaer menghabiskan waktunya untuk menemukan locus magicalicus yang baru setelah locus magicalicus-nya yang lama hancur saat digunakan dalam insiden penyelamatan sihir Wellmet.
Usaha penggeledahan setiap sudut Wellmet tidak membuahkan hasil sama sekali, bahkan tak pernah disebutkan dalam buku sihir mana pun bahwa seorang penyihir bisa menemukan locus magicalicus kedua. Karena jika batu pertama hancur, maka penyihir akan ikut mati bersamanya. Lantas kenapa Conn tidak mati?
Usaha penggeledahan setiap sudut Wellmet tidak membuahkan hasil sama sekali, bahkan tak pernah disebutkan dalam buku sihir mana pun bahwa seorang penyihir bisa menemukan locus magicalicus kedua. Karena jika batu pertama hancur, maka penyihir akan ikut mati bersamanya. Lantas kenapa Conn tidak mati?
Di lain pihak, Nevery masih berusaha meyakinkan teori sihir Conn pada para Magister, yaitu bahwa sihir bukanlah sesuatu yang digunakan karena sihir itu adalah makhluk hidup yang bisa merasakan dan melindungi Wellmet. Mantra yang digunakan penyihir untuk menghasilkan sihir adalah bahasa makhluk sihir dan locus magicalicus memampukan para penyihir untuk berkomunikasi dengan makhluk hidup itu.
Conn meyakini kalau satu-satunya cara yang tersisa untuk berkomunikasi dengan sihir adalah melalui eksperimen piroteknik, sebuah eksperimen sihir yang menghasilkan ledakan. Eksperimen yang membuat Nevery diasingkan dari Wellmet dari selama 20 tahun.
Dalam sebuah eksperimen piroteknik secara kecil-kecilan, Conn berhasil mendengar bisikan sihir Wellmet padanya, walaupun baik ia dan Nevery tidak bisa mengartikan mantra sihir yang diucapkan oleh sihir Wellmet tersebut. Apakah itu semacam peringatan? Apa pun itu, mulai saat ini Conn dilarang oleh Nevery untuk melakukan eksperimen piroteknik.
Tapi bukan Conn namanya jika ia taat pada peraturan. Dengan bantuan sahabatnya, Rowan, Conn mulai mengumpulkan bahan piroteknik di Twilight untuk eksperimen selanjutnya. Ia sudah tak punya locus magicalicus, dan saat ini satu-satunya cara untuk berkomunikasi dengan sihir hanyalah lewat piroteknik, bagaimana mungkin ia bisa duduk diam saja jika keyakinannya itu ternyata terbukti benar?
Sementara itu, situasi Wellmet agak meresahkan, penduduk Sunrise maupun Twilight sedang diteror oleh Para Bayangan. Setiap penduduk yang diserang Bayangan berubah menjadi batu dan mati.
Apa Para Bayangan itu, dikirimkan siapa dan datang ke Wellmet untuk tujuan apa, tidak ada yang tahu. Namun semua orang meyakini kalau Para Bayangan itu adalah makhluk sihir.
Apa Para Bayangan itu, dikirimkan siapa dan datang ke Wellmet untuk tujuan apa, tidak ada yang tahu. Namun semua orang meyakini kalau Para Bayangan itu adalah makhluk sihir.
Serangan Bayangan semakin gencar dan kali ini Nevery, Benet dan Conn menjadi sasaran penyerangan mereka pada suatu malam. Nevery berhasil mengusir mereka dengan mantra cahaya, mantra itu efektif karena Bayangan adalah makhluk sihir yang beraksi saat malam, yang membuktikan bahwa mereka takut pada cahaya. Benet sempat membatu dan berhasil diselamatkan Nevery dengan mantra sihir.
Conn yang setengah membatu --karena sentuhan Bayangan dalam perlawanannya sebelumnya-- segera dibawa Nevery kembali ke Heartsease (rumah Nevery). Di saat Conn sedang menyembuhkan diri, Nevery menemukan biji mata Bayangan yang sempat ditangkap Conn saat Bayangan meledak.
Dari hasil penelitian Nevery, diketahui bahwa Bayangan berasal dari Desh, kota padang gurun yang dipimpin seorang Raja Sihir muda bernama Lord Jaggus. Nevery segera melaporkan temuannya ini pada Duchess dan beberapa hari kemudian, Rowan bersama rombongannya diutus Duchess untuk pergi ke Desh, untuk mencari tahu apakah Lord Jaggus yang telah mengirimkan Para Bayangan dan mencari bukti jika ternyata memang pelakunya adalah Raja Sihir tersebut.
Sementara itu, Conn yang dilarang ikut serta dalam perjalanan itu semakin tak sabar untuk kembali melanjutkan eksperimen pirotekniknya. Mungkin saja sihir Wellmet hendak memberitahunya sesuatu tentang Desh dan Bayangan.
Sayangnya, eksperimen piroteknik kali ini menghasilkan ledakan besar yang tak hanya menghancurkan Heartsease menjadi reruntuhan dan membuatnya diusir dari Wellmet, tapi juga membuat Benet yang disayanginya berada dalam bahaya maut. Namun sekali ini ia berhasil mendengar apa yang diucapkan sihir Wellmet padanya. Sekalipun tidak paham apa arti mantra sihir yang diucapkan sihir Wellmet, Conn yakin kalau ia diminta untuk pergi ke Desh.
Sayangnya, eksperimen piroteknik kali ini menghasilkan ledakan besar yang tak hanya menghancurkan Heartsease menjadi reruntuhan dan membuatnya diusir dari Wellmet, tapi juga membuat Benet yang disayanginya berada dalam bahaya maut. Namun sekali ini ia berhasil mendengar apa yang diucapkan sihir Wellmet padanya. Sekalipun tidak paham apa arti mantra sihir yang diucapkan sihir Wellmet, Conn yakin kalau ia diminta untuk pergi ke Desh.
Di lain pihak, Nevery yang marah besar juga memintanya pergi dari Wellmet. Dan karena pada akhirnya perintah pengasingan juga akan segera dijatuhkan padanya, maka berangkatlah Conn ke Desh, mencoba menyusul rombongan Rowan.
Bagaimana cara Conn menemukan dan menghentikan usaha dalang di balik Para Bayangan itu? Petualangan Conn kali ini akan lebih berbahaya dari yang sebelumnya, karena bahkan keahlian mencurinya sepertinya tidak terlalu banyak berguna kali ini.
Kali ini, Conn bertemu dengan musuh Wellmet yang sebenarnya, sekaligus musuh yang memanfaatkan kesedihan dan kelemahan hati Conn untuk menariknya ke pihaknya. Akankah Conn yang sudah tidak punya tempat kembali itu terbujuk oleh tawaran musuh? Lalu, bisakah Conn kembali ke Wellmet lagi?
Book #1 : Magic Thief
Book #1 : Magic Thief



Magic Thief #2 : Lost
5 Stars
























0 Response(s):
Post a Comment